Pages

Jumat, 23 Desember 2011

Story In The End Of December

24212011 ---> Today is the end of Semester One! I got the SIXTH of the class. Down 2 ranking than last semester. ;tears I hope I will get a better rank on class! I won't make my parents sad. I just wunna make us proud for what I do in school. Yeahou! I can't say anything! But when I saw my name on the rankboard, it can make me happy! Although I'm the sixth, yaa I proud!

There's a student's performers today! Mm.. But I think it just for the parents cuz It start on 9.15! I went to the hall and seein the studen's perform! I'm very happy when Siski sing one song Of Vierra - Jadi Apa Yang Ku Inginkan :D She had a beautiful voice. Not like me. I'm bad singer! Urrgghh!

I just bring my camera and my wallet when I go to school. Cuz I think I can't do something! Its proved when I came to my class and the class is LOCKED! So Im sat in front off my Class wif Dika n Finna. But when I'm sat, the PAIL DEVIL where gone! HAHAHAHA!

After some parents took the reports from their son (daughter) they go out from the class. But when the PD's father out, he gimme smile n ask me to play to his daughter's house! DONT WISHED PLEASE! HAHAHAHAHA!!! I thought he didnt know If me n his daughter were be enemies.

Yaa I can tell u this, the story of the end f the year. Hihihi. One year wif a smile n too much pain. Wish on 2012 I can had a nice year One! God Bless!


HAPPY HOLIDAY, MERY CHRISTMAS AND HAPPY NEW YEAR MY FRIENDS!!!

Survival LDR Part 4

READEERRSS !! Sory telat posting! Sekarang kita lanjut yaaa!
*ngaciiirr.....

~~~~~~~~~

Kaki Vanilla semakin deket sama gerbang sekolah, dengan muka berseri-seri ia melangkah maju, maju, maju. Ayoo 2 meter lagi n gue bakal jadi junior lagi. YEAH!, batinnya. Well satu langkah lagi ia menginjakkan kaki dan ia akan memasuki sekolah itu.
"HAP! DAPAT! Eh... Ehh!!"
BRAKK!
"Junior sialan! gapunya mata ya lo? Jalan aja gabisa! Udah tau ini gerbang sekolah n biasa dilewatin sama orang kenapa malah lo kuasai? F*ck!"
"HEY! gue emang junior disini n ini jalan umum buka jalan bonyok lo jadi ga ada UU yg ngelanggar! Lo udah hampir nabrak gue n lo masih sempetnya marah-marah ke gue! F*ck JUGA!"
Kakak seniornya itu hanya bisa diem n ngeliatin adek kelasnya yang lagi berusaha bangun n tertatih tanpa ada yang nolongin. Tanpa Vanilla sadari, baju lengan kiri nya robek. Ia terus melangkah dan berlalu sambil terus tertatih dengan tangan kiri dan kaki kiri yang terluka akibat gesekan aspal.

Sepanjang koridor banyak yang menertawakannya. Ia tak tau mengapa ia ditertawakan, dan ia berlari sambil menangis menuju kelas, di ujung koridor itu. Saat sampai di kelas XI IPS 2, tangannya pun ditarik oleh seorang cowo yang dikenalnya. Namun tanpa Vanilla sadari ia justru memeluk cowo itu sambil menangis.
"Mm.. Maaf ya!"
"Astaga! Elo!"
Vanilla langsung sadar dan melepaskan pelukan itu.
"Gapapa kok! Santai aja! Eh lengan lo!"
"Ya Ampun! Jadi mereka nertawain gue gara-gara ini?"
Cowo itupun ngelepasin baju atasan putih nya n nyodorin ke Vanilla. Ternyata dia juga pake kaos olahraga soalnya hari itu ada OR.
"Pake nih! Gapapa kok gue ga ganti. Udahan gih nangisnya! Gue paling gak tega liat cewe bete apalagi nangis! Terutama gara-gara gue"
"Ah engga ah kan cowoo!"
"Aduh udah deh daripada lengan lo sobek gitu?"
"Yaudah deh makasih ya!"
Vanilla langsung berlari menuju kamar mandi yang gak jauh dari tempat dia berdiri. Setelah ganti, ia heran kenapa baju itu bisa pas kalo dia pake. Tapi agak sedikit kedodoran sih. Nggak pas-pas amat. Nama Ficky Felary tertera di sisi kanan depan bajunya. Dia akhirnya terpaksa memakai jaket untuk menutupi nama itu. 'Oh, jadi namanya ka Ficky' batinnya.

Lalu ia kembali ke tempat ia dan Ficky berbicara tadi. Ternyata ficky masih stay disitu sambil bersandar di salah satu tiang penyangga dan melipat tangannya.
"Kak Fii.. Makasih ya! Gak kegedean kok. Tapi,.."
"Namanya ya?"
"Iyaa.."
"Gapapa, lo gausah khawatir, ntar kalo ada apa-apa, gue yang jelasin. Setuju?"
"Mmmh.. OKEE!"
Mereka berjalan beriringan menuju ke kelas masing-masing. Dalam hatinya Vanilla berharap semoga guru-guru nggak merhatikan namanya yang berubah jadi FICKY FELARY hari itu. Dan merekapun berpisah di ujung koridor.

-----------

Untung kemarin Vanilla berhasil lolos. Malamnya Ficky mengantarkan baju baru untuk Vanilla. Kilat! Ficky juga dengan mudahnya mengetahui 'sarang' cewek itu. Kini MOS hampir usai. Vanilla membawakan lagu The Boys milik SNSD bersama Arinda, Cherly, dan Priscil. Latihan hari terakhir! Wow! Malam ini mereka akan pentas!

Skip! Malam ini adalah malam penutupan MOS! Yaa, Vanilla deg-degan setengah mati karena kelas mereka mendapat urutan pertama alias PEMBUKAAN!
"Wah, gimana nih? Gue takut banget ntar kita salah bawainnya!" ucap Vanilla.
"Gausah takut kali, Van! Kita kan ngebawain versi Englishnya! Lo gausah kuatir! Kan elo pinter bahasa Inggris.." Priscil meyakinkan.
"Hmm, Oke!"
Malam pensi pun dibuka, tepuk tangan dari siswa kelas 10- kelas 12 kedengeran riweuh banget! MC memasuki stage dan membuka acara. Tanpa banyak bicara, sang Master Of Ceremony langsung aja ngundang pembuka acara.
"Daann langsung saja untuk membuka malam MOS kali inii.. Kita sambut, GirlsGothicGlamour (GGG) dari kelas 10.4! Check it out!" MC membacakan.
Stage sejenak gelap.. DAANN..............
I can tell you’re looking at me, I know what you see
Any closer and you’ll feel the heat (GG)
You don’t have to pretend that you didn’t notice me
Every look will make it hard to breathe (T.R.X)

B-Bring the boys out (Yeah, You know)
B-Bring the boys out (We bring the boys out! We bring the boys out)
B-Bring the boys out (Yeah)

Soon as I step on the scene
I know that they’ll be watching me watching me (Get up)
I’ma be the hottest in this spot
There ain’t no stopping me (That’s funny) Stopping me

I know life is a mystery, I’m gonna make history
I’m taking it from the start
Call all emergency, I’m watching the phone ring
I’m feeling this in my heart (My heart)

B-Bring the boys out

Girls’ Generation make you feel the heat
And we’re doin it we can’t be beat
(B-Bring the boys out)
We’re born to win, Better tell all your friends
Cuz we get it in You know the girls
(Bring the boys out)
Pertunjukan diakhiri dengan teriakan siswa-siswa kelas 10-12 tadi. Mereka bener-bener terhibur dengan perform yang ditunjukkan Vanvan cs. Pertunjukan terus berlanjut. Sampai giliran Ficky Felary. Ia perform dengan band nya The Scissors dan membawakan lagu Just The Way You Are-nya Bruno Mars. Yang mengagetkan, Ficky mengucapkan sesuatu di akhir lagunya.
 "Kalian tau kan gue selama ini baru pacaran sekali, sama si br*ngs*k Tiffany. Kali ini gue udah nemuin pengganti cewek itu. Dia ada di sekeliling kita! Dia... JUNIOR!"
 Banyak yang berbisik, ingin tahu siapa yang dimaksud ficky. Banyak yang menebak, pasti Wenda! Pasalnya anak itu adalah adik sahabat Ficky, Ressa. Dan Ficky sering banget foto berdua sama Wenda. Tapi semua dugaan itu patah saat Ficky mengutarakan bahwa......
 "Gak perlu  kalian nebak siapa yang gue maksud, karena yang gue maksud itu.. VANILLA!"
"Gue?" desis Vanilla.
"Van! Gilaa lo baru aja sebentar udah dapet jodoh!" desis Arinda sembari tertawa.
"Bodo! Gue kan tetep setia sama Iam. Tapi... Udah 3 hari ini gue ga contact dia.. Dia SMS juga nggak, nelfon juga nggak.."
"Jangan bilang gakpunya PULSA!"
"Nggak tuh! Weee!"
Vanilla tersipu mendengar ucapan Ficky. Jujur saja, ia benar-benar bingung. Apakah yang dimaksud Ficky itu benar atau..... BULLY belaka! Masalahnya Ficky sangat cepat mengutarakan perasaannya. Vani takut perasaan itu hanya BOHONG belaka. Ia lalu menuju backstage untuk menemui Ficky. Bertanya sekaligus mengklarifikasi omongannya tadi.
"Lo ngaco! Kenapa lo begitu! Lo tu nyadar nggak sih gue malu gara-gara elo!"
"Tapi Van, gue cuman ngutarain perasaan gue!"
"Nggak gitu caranya! Untung lo nggak satu sekolah sama cowo gue! Kalo satu sekolah, jangan salahkan Iam kalo dia nonjok elo!"
"What? Siapa itu Iam? Hey, paling-paling juga masih ganteng gue dan elo pasti lebih milih gue"
Satu tamparan. Keras, calm, dan sanggup membuat Priscil, Arinda, Cherly serta teman satu band Ficky membuka mulut.
"Denger ya! Gue bukan tipikal orang yang mudah kepengaruh sama fisik! Elo gakbisa nilai gue begitu! Dasar lo cowo sialan! Mentang-mentang lo senior disini lo bisa seenaknya gitu? Jangan NGAREP!"
"Van.. Sory!"
"WHATTA BAD BOY YOU ARE! BUNGLON! Satu sisi lo baik, satu sisi lo MENJIJIKKAN!"
Vanilla pergi meninggalkan Ficky dan teman-temannya. Ia pulang sendirian. Di rumah ia segera mengirimkan SMS kepada Ilham.
To : Iaam♡
Halloo, Oppa! What r u? Miss u soo much! D u miss me too?
 Nggak lama, iPhone2 itu bersuara lagi
From : Iaam♡
Hallo, sensei! Im fine:) How bout u? Of course I miss u:( I really wanna meet u! Oh ya, why u didnt sent me any messages ystrday? R u bussy? >.<

Textingan itu berlanjut hingga larut. Namun kegelisahan tak kunjung pergi dari hati Vanilla. Ia takut Iam tersakiti. Kegelisahan juga menutupi hati Ficky. 'Bodo gue! Kenapa secepet itu gue bilang suka sama Vanila! BODO!' umpatnya.

---------------------

Well, Frida baru bisa memberikan secuil kisah baru dari Vanilla yang move ke Bandung. Maafin yaa, Readers! Tmr I will give u some story about that! Pasti penasaran kan?
Frida kasi bocoran ya, next Ficky bakalan ketemu sama Iam. Berantem gak ya? Tunggu aja! Keep reading ^^
 

Green Potraiture

This, imma tell u about my potraiture w/ my bestfriend, Dika. We took a place near my home. After seeing the footsal and cycling in this little heaven, we rest for a few minutes n saw the sunset. More, we took a pic beside the pond :D enjoy!

 Its me, the arrogant :''
 Stand above the sky
 SO what d u think? Happy? NOT AT THE INSIDE
 This is dika:)
 Bamboos? yaa we found that in this place
 Sat and seeing the pond. Green!
 Hahhaa, funny!
last one, Just waiting you hIHi. ImmA waitin, Dare!

Yuhuu~ we had shared all about our hunted on a place that we persummed as a good one. I hope i can find some beautiful places on this town or more. Hihi. N I wish i can be like this wif my babydare, Dikaa.. Love You Always!!

Rabu, 21 Desember 2011

A BAD FRIENDSHIP (D3)

I believe that the true friendship will comes to my life. I felt I'm already found that. Ya with 2 others my clsmate. one D one M. but they're different. We broke just because a BOY whom I never love him. But that's M's not the D's. When we promise to be a bestfriend, I dont think about BOYFRIEND. Yaa, one of us (M) was liked someone who NOW staying at Surabaya.

One a day, I made a bio on my twit with his name (who M liked) n it just a joke because our friend (A) was said that he's the B's girlfriend *OH? so me n B made that on twitter suddenly im forgot that I had follow M on TW *MAD And then on school Im feelin nervous cuz I'm forgot to remade that. "SHIT"!

Now I think there's just duo EDI :) Just me n @dikadikdika huhuhu :')
We wanna happy and found some girls who wants to be us ;)
In my class i just got friendley with FiennaChan, Dichun, Wenday and me (of course)
Since that day I felt sooo down but i think i an found my soulmate one day in my life.
Cuz M dunno that I have been love ARI since lastyear (lastNovember) hahaha

M if u dont forgive me, I dont mind but i try to saying sorry to u ;)
Sincerely,

FRIDAELKE MARISTA

Sabtu, 15 Oktober 2011

Speechless with SMASH

oke fine hari ini gue baru aja ngeliat V-Klip SMASH yg Ada Cinta dan jujur gue speechless banget sama V-Klipnya! Bagus SUMPAH! Demi apa aja bagus lah pokoknya! Rasanya pengen banget gue yang ngegantiin semua posisi model-modelnya itu.
Dan parahnya lagi ka Iam dapet yang paling cantik dari 3 model-model itu!
Wah SB mana ya yang gak iri sama model yang ada di V-Klip ada cinta?
Kalo mau tau liat aja di blog gue udah gue embed kok V-Klipnya..
Seee....

Oiya, Survival LDR nya ntar dulu ya mau konsen UTS
Thanks reader :)

Kamis, 01 September 2011

elo ngerendahin gue ngehina gue mentang2 lo anak kota gede ! fine! tpi apa hidup lo lebih baik dari gue? belom tentu!

Kamis, 25 Agustus 2011

Survival LDR Part 3

this is the next story! Check it out!

Mobil itu semakin jauh berlalu, dari sekolahnya butuh waktu 45 menit untuk sampai di Juanda. Hatinya semakin gundah, berharap sesuatu terjadi. Apalagi mamanya sudah membereskan semua barang-barangnya, termasuk boneka dari Ilham. Tapi ia tak berharap banyak.. "Wish Miracle Came Up!" dalam hatinya ia hanya berkata seperti itu selama perjalanan. Tiba-tiba papanya menelfon dan seperti sedang marah pada mamanya. Tadi memang dia sempat mendengar sedikit percakapan mama dan papanya.
"Iya, Vanilla udah sama Mama, Pa! Mama jemput paksa dia pas lagi di sekolah, pas pensi"
'Ah bodo! Paling papa juga ga bakal peduli!' Fikirnya dalam hati. Namun tiba-tiba...
"Van, kamu mau balik ke sekolah sekarang? Mama kasi kamu kesempatan buat perform disana."
"Hah? Beneran ma?"
"Iya sayang.."
"Aku mau ma! Tapi pesawatnya gimana?"
"Mama cancel aja. Kita berangkat nanti malam jam 7. Mama mau istirahat dulu"
"Makasih mamaaa !!" ucap Vanilla sambil memeluk mamanya.
"Iya sama-sama Van! Yaudah pak kita balik ke sekolah Vanilla"
"Baik, Bu!" sahut supir mereka yang ikut sama Mamanya Vanilla.
Well, hati Vanilla bener-bener ngefly waktu itu. Semoga ia belum terlambat, fikirnya. Dan ia senang 'miracle' itu akhirnya datang menolongnya.

---------------

Sementara di sekolah, Ilham dengan lesu terduduk disamping Bisma. Sontak sohibnya yang jail itu terus menggodainya. Tapi Ilham hanya bisa diam sambil melihati kotak sepatu yang ada di depannya. Matanya seolah takbisa menyembunyikan semuanya. Ia sangat shock atas peristiwa tadi.
"Ilham putus... Ilham putus..." goda Bisma.
"Please Mang, gue lagi gak mood!"
"Sory, Am! Emang kenapa?"
"Vanilla dijemput paksa mamanya dan gue belom perform ke dia padahal ini udah nomor 9"
"HAH? DIJEMPUT PAKSAA?" anak se geng Ilham kaget dengan pernyataan Ilham barusan
"Ah, iya!" ia menekuk lututnya, melepas kacamatanya lalu menunduk.
"Am? Gue omongin ke OSIS nya kalo kalian batal manggung ya?" tanya Dicky
"Enggak, omongin aja Vanilla nya ngga bisa manggung gara-gara ada acara mendadak",  masih dengan menunduk.
"Oke."
Dicky pun beranjak. Tapi temen-temen Ilham yang lain tetep gakbisa melepaskan tatapan heran mereka. Kenapa Vanilla sampe dijemput paksa? Apa Karena pacaran sama Ilham? Dibalik bejibun pertanyaan yang ada, mereka hanya diam karena mereka tahu ini bukan saat yang tepat untuk bertanya. Ilham masih menunduk, bahkan sepertinya menangis.

Temen-temen Vanilla yang baru denger soal kabar itu, merasa sedikit 'kenal' dengan sebab kenapa Vanilla dijemput paksa  oleh mamanya. Namun untuk memastikan, mereka bertanya pada geng Ilham.
"Bism, kenapa Vanilla bisa dijemput paksa?"
"Gue nggatau,Mez. Kayanya ada masalah."
"Masalah apa Bism?"
"Itu yang gue gatau. Gue mau tanya tapi timing nya nggak tepat!"
"Oh, oke! Thanks for inform ya!"
"Wellback, Mezty!"
Mezty hanya bisa berdiskusi dengan teman-temannya. Seolah sudah mengetahui apa yang akan terjadi. Mereka berusaha menghubungi Vanilla tapi, tetap saja gagal.

Nomor demi nomor berlalu, sekarang nomor 14. Itu artinya sebentar lagi giliran Ilham. Ia mulai beranjak, dan benar saja ia menangis, matanya sembap! Ilham juga berniat mengganti lagu yang ingin ia nyanyikan. Lagunya....... AFGAN yang BAWALAH CINTAKU. Dan sang MC pun memanggil namanya.. 'Kuat gak kuat.. gue harus bisa!'
"And the fifteenth ! Please coming up...Ilham Fauzie!"
Sorak sorai penonton semakin memeriahkan acara waktu itu. Sepertinya memang Ilham sudah ditunggu-tunggu.
"Kali ini, saya merubah apa yang akan saya nyanyikan. Saya akan menyanyikan 'Bawalah Cintaku' by Afgan Syahreza. Dan Maaf, Vanilla nggak bisa perform"
Mulailah ia bernyanyi..


Sumpah tak ada lagi
Kesempatan untuk ku
Bisa bersamamu
Kini ku tau
Bagaimana cara ku
Untuk dapat trus denganmu


Bawalah pergi cintaku
Ajak ke mana pun kau mau
Jadikan temanmu
Temanmu paling kau cinta
Di sini ku pun begitu
Trus cintaimu di hidupku
Di dalam hatiku
Sampai waktu yang pertemukan
Kita nanti
"YEEEEEE!!!"
sorak sorai penonton terdengar kembali, menghancurkan hening hati Ilham yang sedaritadi tersakiti. Ia hanya memberi senyum. Yup, senyum PALSU untuk menutupi kegalauan hatinya. Ia masih berharap "Wish Miracle Came Up!". Sama seperti yang diharapkan oleh Vanilla. Tapi, apakah bisa?

Pensi udah mau selesai, tinggal 2 penampilan lagi udah mau berakhir, Ilham juga udah siap-siap pulang. Temen-temennya juga udah pada siap-siap cabut. MC ngumumin ada satu penampilan lagi yang ditambahkan, tapi sebagai closing, baru latihan katanya. Sehabis itu bakalan party bareng-bareng. Main slime sbagai tanda berakhirnya masa pendidikan mereka di SMP. 
"Oke, sekarang waktunya 'dia' tampil.... PLEASE COME GIRL!"
"kok ngga disebutin namanya sih" tanya salah satu siswa.
"gatau tuh, bintang tamu kali! hehe"
"ngarep lu! orang MC nya bilang kalo anak sini kok!"
"hmmm..."

Suara gitar mulai menggema...
Mata Ilham dan teman-temannya sontak terbelalak dengan sosok yang berdiri di atas panggung. Ya, she's Vanilla Sibarani !

Engkau yang sedang patah hati
Menangislah dan jangan ragu ungkapkan
Betapa pedih hati yang tersakiti
Racun yang membunuhmu secara perlahan


Engkau yang saat ini pilu
Betapa menanggung beban kepedihan
Tumpahkan sakit itu dalam tangismu
Yang menusuk relung hati yang paling dalam


Hanya diri sendiri
Yang tak mungkin orang lain akan mengerti
Di sini ku temani kau dalam tangismu
Bila air mata dapat cairkan hati
Kan ku cabut duri pedih dalam hatimu
Agar kulihat, senyum di tidurmu malam nanti
Anggaplah semua ini
Satu langkah dewasakan diri
Dan tak terpungkiri
Juga bagi…


Engkau yang hatinya terluka
Di peluk nestapa tersapu derita
Seiring saat keringnya air mata
Tak mampu menahan pedih yang tak ada habisnya


Hanya diri sendiri
Yang tak mungkin orang lain akan mengerti
Di sini ku temani kau dalam tangismu
Bila air mata dapat cairkan hati
Kan ku cabut duri pedih dalam hatimu
Agar kulihat, senyum di tidurmu malam nanti
Anggaplah semua ini
Satu langkah dewasakan diri
Dan tak terpungkiri
Juga bagi..mu…

"This song especially for my 'Ilham Fauzie' I Heart You"
Selesai lagu itu disenandungkan, penonton bertepuk tangan sambil bersorak 'CIEEEEEE' untuk Vanilla. Ilham sendiri masih belum percaya, bagaimana Vanilla kembali, berdiri disana, dan apalah semua tentang itu. Saat Vanilla turun, ia langsung berlari menghampiri Ilham, dan sekali lagi, Ilham memeluk erat Vanilla.
"I dont wanna lose u" kata Ilham
"U always on my mind. Believe me!"
Vanilla menatap Ilham lekat-lekat, tatapannya tajam dan sarat makna. Ia menahan tangis akan kehilangan Ilham.
"Gue berangkat ke Bandung ntar malem, Am! Sekitar jam 7. Lo dateng ke rumah gue yaa! Sekalian makan malem"
"Iya deh, Van. Jam 5 ya gue ke rumah elo!"
"Iya, sayang!"
"CIEEEE!"
"Apaan sih, Vanilla is mine kok!"
"Huuuu!"
"Jadi Van, see you soon ya! We'll miss u!" kata Linzy.
"Nanti kalian bisa nganter aku kan? Aku tunggu di bandara ya!"
"Boleh Van! Kita bakalan sampai sana jam 7 kurang, ya kan temen-temen?" sahut Morgan
"IYAAAA!"
Seenggaknya, Vanilla masih ada waktu buat disini. Dia ngerasa bahagia banget bisa tetep ngeliat muka temen-temennya, minimal sampe ntar malem.

Skip, udah jam 5. Ilham udah nyampe di rumah Vanilla, dan yang bukain, mamanya loh! Ilham disambut hangat. Mamanya emang ngebolehin mereka pacaran, asal sewajarnya.
"Am, Vanilla nya tante bawa dulu ya! Longlast~"
"Iya, makasi tante"
"Sama-sama. Eh ini Vanilla kemana coba? Vaan cepet dong ditunggu Ilham nii!"
"Iya mama.. Bentar dulu kek.." kata Vanilla sambil menuruni tangga.
"Longlast yaa nak!" kata mamanya.
"Makasih mama"
"Sama-sama"
Mereka bertiga larut dalam perbincangan yang lama. Dan akhirnya makan bertiga.
"Tante masakannya enak banget!"
"HAHA SI ILHAM BISA AJA!" sahut Vanilla ketus (ngegodain doang)
"Loh kok gitu sih Van?" kata Ilham merendah
"Hehe makasih ya, Am! Eh kamu kaya nggatau si Vanvan aja! Kan dia suka jail!"
"HEHEHEHE"
Selesai makan, mereka berangkat ke bandara. Mama Vanilla duduk di depan bersama supirnya, sementara Ilham dan Vanilla duduk di tengah.

Sesampainya di bandara, Vanilla, Ilham dan Mamanya langsung disambut temen-temen se-geng 9E dan 9C. Muka mereka pada kusut, persis arang di sate itu lho!
"Van, yakin elo pergi? Tinggal 10 menit nih!" kata Reza menggoda.
"Iya lah! Tenang aja! Kan bisa bbman,smsan,telfon,mention ato yang laen!"
"Tapi Van, kita gakbisa ketemu langsung sama lo"
"Dont Make me sad, PeiJii"
"Uh, sory!"
"Van, this is for you" Ilham sekali lagi memberikan sesuatu
"Van, udah yuk masuk! Udah mau berangkat loh!"
"Am, makasih, i'll miss you all!"
"DA VANILLAAA ! JANGAN LUPA NGABARIN KALO UDAH NYAMPE YAAA!!!"
"IYAA! BYE LINZY,MEZTY,PJ,NAITLY,GC,ANGEL,BISMA,RAFAEL,MORGAN,DICKY,RANGGA,REZA,ILHAM, SEE YOU SOON! MWA!"
"DADA!!!!!"

--------------> to be continued
Finally, Vanilla was goin to Bandung. Apa yang terjadi ya setelah bertahun dia disana?
Simak cerita selanjutnya! :)
C U SOON :*
See You Soon! Keep Read, Enjoy and Love!